Ehalo halooooooooooooooh~
*kibas-kibas rambut*
Gimana semua kabarnya? Ada yang baru pulang kantor? Atau masih di kantor, atau membaca postingan ini dalam keadaan di jalan pulang? Dimanapun kalian berada dan dalam keadaan apapun kalian, saya doakan semoga kita semua dalam keadaan sejahtera! Apa? Kamu yang di pojokan kubikel paling kanan belom gajian? Ya itu sih saya gak bisa nolong. Bukan karena saya belom gajian juga KAYAK KAMU *disambit mouse* *Mickey Mouse* tapi karena uang gaji saya sudah habis.
*menghapus air mata yang mulai mengalir di pipi*
*kibas rambut*
Kalian bingung ya kenapa saya dari awal udah kibas-kibas rambut? Sebenernya saya mau kibas bulu mata, tapi bulu mata saya anti nyamuk bukan anti badai jadinya gak bisa dikibas. Mau kibas bulu hidung, begimana mau punya bulu hidung yang menjuntai kalo ukuran hidung aja minimalis begini (MINIMALIS, YA. BUKAN PESEK!), apalagi kibas pedang, bisa dikira mau tawuran saya entar dipanggil guru BP *setrika seragam putih abu-abu*. Jadi, ada baiknya saya mengibas yang normal-normal saja di sini, yaitu rambut hitam saya yang berkilau..
*terdengar deru ombak dari kejauhan*
Alasan saya daritadi ngibas rambut gak keru-keruan adalah karena saya siang tadi menghadiri acara ini:
JENG JENG! Yak! Hari Kemilau Indonesia!
*terdengar tepuk tangan riuh rendah*
