26 January 2011


THIS IS FUNNY! MUAHAHAHAHAHAHAHA.

18 January 2011

Surat Cinta #4

Kepada cangkir putih yang berisi kopi hitam.
Kali ini saya ingin menulis surat, kepadamu.
Surat cinta, walaupun saya tahu ini akan berujung nista dan memperburuk citra.
Tapi setidaknya, saya usaha.

Kalau ditanya kenapa saya suka kamu, saya selalu bilang,"Ya ngga apa-apa, biar kece aja gue keliatannya".
Padahal, saya bukan hanya suka. Saya jatuh cinta. Sama kamu.
Kamu hitam tapi menggoda. Harummu tak biasa tapi memberi rasa nyaman yang luar biasa. Rasamu pahit namun menyegarkan mata.

Kamu, yang selalu membuat saya terjaga setiap bulan memunculkan batang hidungnya. Tidak adiktif, tapi membunuh perlahan kata mereka.
Kamu, pemacu degup jantung paling kencang kedua setelah cinta.
Kamu, penyebab sepasang mata ini makin terlihat seperti panda.
Namun kamu, yang walaupun tidak pernah memaksa, membuat saya tak rela melepas semuanya.

Saya tidak tahu lagi mau menulis apa.
Karena kamu tidak terdeskripsikan. Saya tidak bisa menggambarkan uapmu yang mengepul dan menulis apa saja yang terkandung didalamnya, dan ketika menghirupnya, saya tidak bisa menjelaskan ada berapa juta sel otak yang bekerja dan merelaksasi otak saya, juga mungkin harga cangkir putih sederhana yang selalu menjadi perantara antara kamu dan saya.

Teruntuk secangkir kopi hitam dengan harum yang menawan,
kamu adalah pahit yang membuat saya tersenyum manis.

15 January 2011

Surat Cinta #3

Teruntuk hari kelima dalam hitungan minggu pertanggalan masehi.
Hari paling istimewa untuk saya.
Hari dimana saya mengawali kehidupan saya di dunia ini.

Surat cinta kali ini tidak saya tujukan pada manusia ataupun benda lainnya.
Kali ini, surat cinta edisi khusus,
untuk Jum'at.
Hari favorit saya.

Bagi orang lain, kamu bisa jadi hanya hari kelima, penanda akhir pekan, tumbal perasaan karena setiap kamu hadir dan memasuki jam pulang kantor, kemacetan Jakarta yang sangat setia mendampingimu.
Bagi saya, kamu sangatlah istimewa.
Karena kamu yang diizinkan Tuhan untuk menjadi saksi hari lahir saya.
Karena saya percaya, Tuhan selalu memberi yang terbaik untuk yang percaya padaNya.
Dan ya, kamu hari terbaik dalam hidup saya.

Kamu tahu kenapa saya begitu mengistimewakan kamu?
Karena kamu juga menjadi hari dimana saya merasa paling nyaman.
Kamu selalu menjadi hari dimana saya bertemu dengan teman-teman baik saya, ditemani secangkir kopi.
Kamu, waktu yang tepat dan secangkir kopi? Tidak ada yang bisa merasakannya seperti saya.

Wahai Jum'at,
kamu juga menjadi saksi untuk beberapa momen berharga untuk saya pelajari. Senang, sedih, tawa bahagia, airmata buaya, genggaman tangan mesra, pertemuan, perpisahan, semuanya pernah kamu saksikan. Tepat pada kedatanganmu.
Dan selalu kamu.

Jum'atku,
sungguh saya jatuh cinta kepadamu. Sungguh saya tidak bisa menahan untuk menantimu ketika Senin datang, ingin Kamis cepat-cepat pergi, dan ingin Sabtu mengundurkan diri. Mereka mungkin cemburu, bisa jadi.
Kalau kamu tergambarkan, kamu akan menjadi hamparan padang rumput dengan berbagai macam tanaman di sana. Langit hijau toska dan sinar matahari yang tidak terlalu terik, dengan hembusan angin sepoi yang memabukkan kenyamanan. Saya akan berada di situ, merasakan kelembutanmu sambil memejamkan mata, dengan hal-hal riang berputar di kepala saya..

Maka perkenalkan, Jum'at saya. Hari yang selalu menjadi kesukaan saya, kesayangan saya. Hari yang selalu menjadi istimewa untuk saya.
Kali ini, konsep keindahannya tidak hanya tertanam di kepala saya, namun saya tunjukkan juga padamu, melalui susunan aksara apa adanya, yang mewakili rasa cinta yang luar biasa.

14 January 2011

7 Surat Cinta: The Beginning

Akhir-akhir ini di timeline twitter saya lagi rame sama program #30harimenulissuratcinta. Ide ini dicanangkan oleh @perempuansore, seorang perempuan yang canggihnya minta ampun dalam mengolah kata jadi rangkaian yang bikin senyum. Ketika baca program #30harimenulissuratcinta itu, saya nggak kepikiran untuk ikutan. Ya gimana mau ikutan, terakhir nulis surat cinta aja entah kapan. Mungkin pas SMA, which is 4 tahun yang lalu. Pas labil-labilnya, itu juga seinget saya isi surat cintanya nggak karu-karuan. Biasa, gejolak cinta siswi SMA ngerti kan kan kaaaan~ :p

Nah.
Siang ini, ketika saya lagi mengamati timeline twitter saya, makin banyak yang ikutan program itu dan ngasih link postingan surat cintanya di twitter. Saya jadi tergoda. Apa jadinya, saya, yang tidak bisa berkata-kata mesra atau mengundang hasrat membara(tuhkan, dari sini aja udah kebayang gimana buruknya pembendaharaan kata saya), menulis surat cinta? Maka dari itu, saya akan mencoba, setidaknya, menantang diri sendiri, untuk menulis surat cinta.
Ya, saya akan benar-benar menulis surat cinta.
Tapi tidak 30 hari, tidak. Saya bisa mabok beneran. Saya akan memasuki tahap awal: pemula.
Dari 30 hari, saya akan turunkan sedikit angkanya menjadi 7.
*digetokin. Dari 30 sampe 7 itu jauh, nyeeet!*
Bukan 7 hari, bukan. Tapi 7 surat.
Iya, saya emang banyak nawarnya.

Jadi, setelah postingan ini, saya akan menulis 7 buah surat cinta, kepada 7 orang yang berbeda. Juga, 7 surat cinta ini tidak akan saya letakkan sia-sia, namun saya tandai dengan tag: 7 Surat Cinta, untuk memudahkan para pembaca yang mau baca surat cinta saya yang belum tentu isinya cinta.
*ini maunya apa sih saya? Maklum, pemula*
:p

So,
Let the fun begins :)

06 January 2011

Pic was taken from here

Adam Levine wore "Die Hard" stuff at past-halloween party.
OOO ADAM OOO WHY YOU HAVE TO BE THAT SMOKIN HOT OOO ADAM OOO~
*die*

05 January 2011

Gayus Tambunan: Vacation of A Dumbass













***

Yes, people. The pictures i show you above are pictures of our famous corruptor: Gayus Tambunan. Taken from this post of Kaskus, Gayus seemed had a New Year's Eve holiday while he supposed to be in jail because of corruption case, AND THIS IS THE SECOND TIME HE GOT CAUGHT OUTSIDE OF JAIL (As you know the first one was that he seeked out to Bali and watched an international tennis match WEARING WIG). Are those law officers crazy or got suddenly amnesia? Ah, ya, FYI, those pics were taken from his (already deactivated) facebook account. He even changed his name to Bob Pete! What the heck was on your mind, stink bastard? Well if you spell "Pete" by how Indonesians spell it, you're up. Cos you stink like pete, or even jengkol, or the most stink stuff that ever exists in this world.

These is the pic of the printscreen, thanks to the uploader:







***

Oh, Dear God.
*inhale*
*exhale*
*inhale*
*exhale*
Well, what's out of my mind was:
"HOW COULD HE BECOME THAT STUPID, POSTING PICTURES OF HIS BEING IN A VACATION?"
The options are:
1. He's extremely narcissistic; or
2. He's extremely idiot. Oh this is the most possible answer.
Well at least, this dumb fucker taught us something. It is that if we have much money, we don't have to put an extra effort of stupidity for spending it. If you such a criminal and wanna have a nice holiday with that plenty of money, JUST DON'T TAKE ANY PICTURES OF YOUR NICEY VACACEY. Or else, in softer rule, you may take pics of yours, BUT DON'T POST IT ON FACEBOOK. It will make you look like a guy thinks with his ass!
Oh, can we have--at least--a bit smarter criminal here in Indonesia, please?
*sigh*

To you, Gayus Tambunan,
may you become a famous main course over there in hell. May they serve the "Gayus Lada Hitam" or "Koruptor Goblok Saus Tiram" with professional taste. May they pill your skin and rip your body into some parts, put your head in a pot full of boiled water. Uh, yes. You must be fukkin hot, on the head!
And yes. Good luck with the money. Just have another fancy vacacey. If you get fucked up, just don't go and cry to your mommy, because you're not somewhere called homey, dumbie fatty trashy!

Screw you, fatty belly.

Tebak-tebak

Jadi ceritanya, saya kemarin gak bisa tidur dan malah mainan di timeline. Here we go..




























Dan, ada juga respon saya terhadap beberapa teman yang ikutan..

Ini Helda, my fave random girl on the timeline. She owns the world, people, telling you :))


Kalo ini dari salah satu followers yang entah beli dimana blush on warna ijo toska :))

***
Well, it's pretty fun to play something with words. Kesannya jadi kan rada pinteran dikit gitu, bisa mengolah kata jadi sesuatu yang at least bikin diri sendiri seneng. Dan mainannya juga diatas jam 2 pagi, jadi 'aman' karena bisa pake bahasa yang 'nyeleneh' dikit dan gak ada beban moral karena followers under age udah pada tidur semua :p
Well, i should've slept from hours ago, remembering that i have an appointment with Fatima this afternoon by 11 o'clock. It's very interesting, cos i haven't met her at all and it's going to happen, yes, i'm counting hours! :D

I miss you.
Do you watch me down here from up there?
If yes,
I'm sorry for being sucha fukka at these past 3 years.
Dear Lovely Scorpio, please be good. I love you.

02 January 2011

2011

Happy new year, people!
Yea, i know, been 2 days, but there's no 'late' term on spreading happiness, right?
*alibi, blah*
:p

Jadi, bagaimana tahun baruan kalian? Seru? Saya pribadi sih seneng untuk tahun ini, karena saya sepedahan! Jam 11 malem berangkat, ke daerah Kelapa Gading. Walaupun ujung-ujungnya rada kesel karena macet banget dan gak bisa jalan.. Bok, eijk udah naek sepeda masih gak bergerak loh! Ramenya sinting Kelapa Gading! Liat ntar kalo saya jadi presiden, gak ada lagi macet-macet, gak ada lagi angkot-angkot, naik pesawat semua!!

Oh-kay, jadi, untuk tahun 2011 ini saya sambut dengan kehangatan hati. Tidak dengan antusiasme yang berlebihan, tapi tidak ada juga air mata yang bercucuran. Yang ada keringet, cyin!
*masih dendam sama sepedahan ke Kelapa Gading doang*
So, i'm not gonna make any list of what happened on 2010. Banyak warna yang mewarnai lembaran kehidupan saya di 2010 kemarin. Both makes me learn, bahwa dunia ini memang isinya warna warni. Yang kelam, gelap, samar-samar, terang menyilaukan, menyejukkan. Yang jelas, saya banyak belajar dari tahun 2010 kemarin. Salah satunya adalah belajar untuk tidak membuang-buang waktu untuk hal yang sudah jelas tidak akan ada ujungnya. Lingkaran setan. Adiktif tingkat dewa. Bukan, bukan narkoba, tapi..gelimang harta.
*petir menggelegar*
*angin menderu*
*suara burung gagak bersahut-sahutan*
Udah cukup ya efek dramatisnya, ya?
Oke. Lanjut.

Sayangnya, paragraf di atas merupakan fiksi, sodara-sodara. Muahahaha. Bukan, bukan gelimang harta yang saya maksud. Tapi sesuatu yang menyangkut perasaan. Saya bilang saya banyak belajar di 2010 ini, how to love unconditionally. Tapi ada juga pelajaran how to welcome strangers. Saya merupakan orang yang sebelumnya memiliki antisipasi tinggi terhadap strangers. Tapi nyatanya, strangers yang saya temui di 2010 adalah best strangers i've ever met. My monochrome brother and colorful sister, @anjinggombal crew, #Roiders(hihi, i love y'all!) and some others yang menambah warna pada lembaran 2010 ini. I love you all! Mwah mwah mwah! :D

Tidak hanya orang-orangnya, pengalaman-pengalamannya juga sangat sangat menyenangkan. I did many things with both my monochrome brother and colorful sister. They treat and encourage me in fun and great path. And @anjinggombal crew, oh i've never imagined to be a part of a book! Awalnya ikut-ikutan ngegombal biasa, ikut gathering, dan ternyata ditawarin pihak penerbit untuk dijadikan buku, dan saya diangkat jadi admin! :D Seru banget, menghubungi sekitar 60 orang satu persatu waktu itu lewat mention, dibales sukur, gak dibales ya coret. Mention dibales, minta email mereka. Dihubungi lewat email, minta persetujuan bla bla bla. Email udah rangkum, dilaporin ke pihak penerbit. Diskusi sana sini melalui email, dan akhirnya jadilah mahakarya *tsah, mahakarya!* ini:
@Anjinggombal: AKU PADAMU!
*belly dance*
:D


Well, i can't thank You enough, God. For giving me such beautiful people and beautiful things happened on 2010. Saya sangat senang masih diberi kesempatan untuk merasakan hangatnya 2011. No tears, no heartache..
I do hope that 2011's gonna be better. Amin ya Allah :)