Showing posts with label college life. Show all posts
Showing posts with label college life. Show all posts

31 December 2010

Dear 3-05


Dear 3-05,
It's been very grateful to me this semester.
You give me the best experience of being a captain of the class.
I'm very thankful for the trust you give me, for each piece of many things that happened.
Good and bad,
glad and sad,
great and mad.
:)
Dear 3-05,
I'm very proud of our solidity,
of our sometimes-chaos-but-we-still-made-it cooperation,
of our brainstorming.
I'm very proud of every little thing we do and decide together,
each smile,
each shout,
each laugh, even burst of uncontrolled laugh..
:)
Dear 3-05,
Thank you, for everything.
I love you.
I really do.
:')
Oh how can i hold the tears as i'm writing this right now?

21 September 2010

Kece loh, Pak..

"Malam, Pak. Saya Anita. Sekedar mengingatkan, besok ada jadwal make up class untuk kelas 3-05 di Lab. A, jam 7.15 Kelas 3-05 yang ketua kelasnya kece berat ituloh, Pak.. Terima kasih, Pak :D "

Jadi, teman-teman kelas 3-05 saya yang tersayang dan berbudi pekerti luhur, ketua kelas kalian baru saja menghantarkan sebuah mesej singkat via telepon genggam yang ukurannya hanya memang segenggam(hayah, ini apa sih) ke dosen Aplikom kita semua. Isinya ya seperti yang kalian baca di atas..
*hening*
Baiklah.
*benerin sanggul*
Bagi yang menyesal telah menyuarakan haknya sia-sia cuma-cuma demi menjadikan saya ketua kelas, saya hanya ingin sampaikan, "Semuanya sudah terlambat, kawan". Saya dari awal sudah tekankan saya tidak akan bisa jadi tipe pemimpin yang bersahaja dan berwibawa. Fun is the wordkey. Kalau ada yang mengharapkan tipe kepemimpinan yang serius dan serba-teratur, saya sampaikan sekali lagi, "Maaf, jika diibaratkan kuis SuperDeal 2 Milyar, anda mendapatkan ZONK. A total zonk". Wassalam.

18 June 2010

Won't give any title

So what if i got friends more than you?
So what if i have a talent? Everyone got talent.
So what if i got excited of what makes me proud?

Gini, ya. Saya gak pernah punya masalah sama kamu. Saya gak pernah menganggap ke-annoyingan kamu itu serius. Kamu yang annoying, dan bukan urusan saya. Saya juga berusaha berbuat baik sama kamu, karena saya tau semua orang itu pantas menerima kebaikan. Mama saya yang ngajarin seperti itu. Tapi ketika kamu 'colek' emosi saya dan memancing saya untuk berkata tidak menyenangkan, ya jangan salahin saya. Kamu harusnya ngaca, banyak orang yang gak suka sama kamu. Bahkan sahabatmu sendiri ngomongin kamu di belakang punggungmu yang nampaknya sedikit lagi bolong itu karena dia juga seperti kamu, tidak ingin dikalahkan dan terobsesi menjadi nomor satu.

Saya tahu kamu lebih pintar dibanding saya, dan saya tidak peduli itu. Yang saya pedulikan hanya, kamu sucks. Dimata saya. Kamu, hanya ingin, membuat saya dan harga diri saya jatuh di mata orang-orang. Saya bingung apa maksudmu. Hanya untuk menjadi nomor satu, eh? Dielu-elukan orang-orang? Blah, klasik sekali otakmu itu. Asal kamu tahu, saya berkomunikasi dengan orang-orang yang tanpa kamu sadari, hate you as hell. Menganggap kamu lebih annoying daripada yang saya duga, mengumpat kamu lebih banyak daripada kata-kata kasar harian yang saya lontarkan. Mendengar mereka, saya hanya bisa tersenyum. Tersenyum miris, membandingkan jika saya yang berada di posisi itu. Posisi kamu, tidak disenangi banyak orang. Mungkin jika ingin diibaratkan dengan jahat, foto kamu pas untuk ditempel di sasaran latihan panah, atau latihan tembak.

Sudahlah, Mbak. Jangan ngeselin-ngeselin banget kenapa, sih? Toh kamu itu berpotensi untuk jadi teman yang baik, kok. Tenang aja, gak akan ada yang ngeludahin kamu tepat di wajah kalau kelakuanmu tidak semenyebalkan itu. Okay? It's nice to had a year with you, dear you sucks classmate. And it's much better that we won't see each other for the next semester. Good bye, have a good life, and try to be friendly, it won't harm you :)

17 June 2010

Oh yes yes yes!!










Ta-daa! I got featured on my college's internal magazine: TRAVOZ. This is such of oh-i-can't-be-happier-than-this moment! This is the first time i got featured, and also the first time my amateur-clothing-designs published in a printed media :D

What else? Hmmmmm, oh, yes, MY TWO-WEEKS-FINAL-EXAM has finished! Yeaaay! I'm welcoming my ho-ho-ho-holiday, with some freelance-things which i should finish til the end of June. Not bad, i guess. Because i love my job-environment. The people are nice and kind of great to work-in-team with them :)
*nyari muka, siapa tau orang kantor ada yang baca postingan ini :p *

What else what else? About World Cup? I'm a total Deutschland's supporter. Got really glad when they won 4-0 in a match against Australia. FYI, i didn't like Australia. The players played too rude. Even a player got a red card in the middle of the match so they only played with 10 players. Also, i didn't like the referee. He seemed unfair. Actually Deutschland(or similar with Germany) got 2 offsides, but he didn't take those as faults. He made my fave team looked like bastards and loosers who hid behind the referee. Blah. Lame.
But overall, i still love Deutschland. My fave players? Indeed, Bastian Schweinsteiger and Miroslav Klose. They're great! Schweinsteiger looks like a cool tiger in the field while Klose is a baby-faced score maker who also got a golden shoes at the previous World Cup (on 2006, CMIIW*). Podolski Made the first goal beautifully and Lahm done a great role as the captain. Viva la Deutschland, Viva la Joachim Loew, the couch! :D

About my holiday plans? Hmmmm, still don't know. Maybe i'll go on first with this freelance things, then i'll go on with my short-semester program(i failed at Financial Accounting subject last year and i take it to make my score better) from the beginning of July to the beginning of August, then maybe i'll take a short vacation with my girls. The destination? Beach, indeed :D
And since i have no more thing to do, i'll start recover my sleep-time from today, remembering i didn't have much time to sleep at the past months. Assignments, quizzes, exams... blah, college things are always killing me. Stab me right in the heart, on a space named FREEDOM.
*penonton bersorak: LEBEEEE MULUTLO LEBEEEE!! :p * 

And yep yep yep, i'll watch tomorrow match(Germany vs Serbia) with my girls at our lovely coffee shop. Over excited about this that i'll wear my Germany-squad shirt as an expression of my support to Germany. May God bless them tomorrow, hope they play as great as usual also. Can't wait can't wait!! :D

Right. I'm not gonna keep mumbling now, either take a bath. This pair of eyes won't have a diet program so they keep on adding weights, push me to go bed. I feel like a child begging on her mom to have some more candies, which now i'm like begging to my eyes: "Please, eyes? Can i have more time to go browse some interesting things or watch today's soccer match?" then this pair of eyes will say clearly,"No. I won't force myself to see on wasteful things. I am worth to get some rest, you dumb."
*sigh*

So, yes, have a goodnight, people. I'll get my eyes and mind a package of vacation: Sleep, and nice dream. Ciao :)

*CMIIW: Correct Me If I'm Wrong

27 May 2010

Fresh air :)

Saya lagi cinta-cintanya sama kehidupan saya di kampus, setelah 4 semester melanglang buana di kampus ini. Blah.
Kalau pada nanya,"Lah, 4 semester baru nyadar? Kemana aja lo, Ta" sambil ngunyah pisang goreng sama nyeruput kopi item, saya akan dengan bijak menjawab,
"Gak kemana-mana. Disini aja." sambil duduk kalem ala gadis desa.
*PLAK!!*
Ah, baiklah. Saya akan serius.
Saya emang sudah 4 semester kuliah disini. Saya juga berkomunikasi dengan banyak orang yang kebanyakan menjadi teman saya. Tapi saya selalu menganggap kehidupan saya disini hanya untuk urusan akademis. Kalau masalah pertemananpun, hanya teman kasual aja, gak terlalu dekat sampai cerita segala macem blah blah blah. Karena apa? Karena kampus saya itu isinya perempuan semua. Juga, saya menganggap perempuan itu ribet. Temenan sama perempuan apalagi. Semacam parno juga, sih.. Saya sering melihat kasus mahasiswa di kampus saya itu berantem gara-gara masalah kecil(biasanya rebutan cowok) dan lalu buka-bukaan aib masing-masing. Atau ada anak angkatan saya yang digosipin jadi simpenan dosen, lalu perempuan-perempuan yang sebagian besar sering berinteraksi dengan saya itu ngomongin si korban dengan menggebu-gebu. Memang sih ngegosip itu emang enak, tapi saya juga dapat menyimpulkan kalau si ini si itu si ini itu tidak bisa dipercaya untuk memegang rahasia. Ada juga, satu teman yang pintar, cerdas, aktif di kegiatan mahasiswa, berjiwa kepemimpinan, dan saya anggap anak baik yang juga berkelakuan baik, ternyata ngegosipin saya 'ada apa-apa' sama salah satu dosen.


BLAH.


See? That's why saya menganggap kehidupan perkuliahan saya tidak lebih dari kehidupan kasual yang memang harus saya jalani.
Sampai semester ini.
Sampai saya mengalami banyak kejadian yang memang tidak bisa saya handle sendiri.
*benerin selendang, ngulek bumbu gado-gado*
Dimulai pada cerita-cerita ringan, saya mendapat kesimpulan bahwa orang-orang ini, merupakan orang yang pintar dan tulus.
Saya tidak akan membicarakan kekurangan mereka.
Saya juga tidak akan menyamakan kadar kecerewetan mereka dengan perempuan pada umumnya, walaupun kurang lebih sama.
Saya membicarakan tentang hal yang saya dapatkan dari teman kampus yang lain, tapi saya dapatkan dari mereka.
CONNECTION.
I feel it.
Well, untuk orang-orang yang memang baru saya kenal, hal ini sungguh istimewa. Mereka membuat saya merasa 'hidup' di kampus. Mereka dapat menarik saya untuk memiliki jiwa yang lebih melekat di kampus. Sounds too much emotion here, but that's what i feel.. :D

Cium jauh untuk teman-teman dekat saya di kampus. Smooch.