Showing posts with label uncategorized. Show all posts
Showing posts with label uncategorized. Show all posts

05 May 2015

Baby Elephant

pic source

I wanna be like this baby elephant
Who just appeared to the world
Poured by love
Learning to walk

I wanna be like this baby elephant
So innocent, so pure
He doesn't know which one's right or wrong
He just does whatever he wants to do

I wanna be like this baby elephant
Eventhough he's blind, he'll know where to walk
Because his brain will grow bigger and much bigger as days go by

I wanna be like this baby elephant
Fear nothing, no tears will be shed..

15 December 2013

Permisi..

Saya tuh sebenernya minggu kemaren abis dari Pontianak tanggal 7-8 Desember and I had a veeeery good time there. Saya belom sempet post karena sampe sekarang masih....males :))
*dibombardir kerupuk sangrai sama wajan-wajannya*

But I promise I'll write about it, because it will be a long post and I'll divide it into 3 parts. Tapi sekarang izinkan saya nonton Victoria's Secret Fashion Show 2013 dulu ya baru abis itu saya pikir-pikir lagi mau mulai postingannya darimana :))
*digebugin paguyuban abang tukang jualan kerupuk sangrai*

29 November 2013

pic source
There's the time when our eyes covered by confusion; we don't know where to walk, yet running out of time.
There's the time when our nose covered by the smell of greed; our heart pumped by excitement, but we have no joy to share.
There's the time when our ears covered by lies; we think we have the best life one could enjoy yet we don't know the sound of death honking like crazy behind us.
There's the time when lips covered by fear; we have no guts to tell the truth. 

...what a sad, wasted life

13 October 2013

#AsianFearFest: Horror movies for 24 HOURS all over October 2013

Jadi, saya tuh lagi browsing-browsing terus nemu akun twitternya @thrill_indo, dan ternyata mereka lagi ngadain #AsianFearFest, yaitu merupakan rentetan film horror Asia yang ditayangkan di channel Thrill. Apa? Coba ulangi lagi? YAK, BENARRRR! FILM. HORROR. ASIA. Emang apa sih, Thrill itu? Saya juga baru denger dan penasaran nyari-nyari tau sampe akhirnya ketemu info bahwa Thrill adalah saluran film Asia pertama yang didedikasikan secara luas untuk film bergenre horor, thriller dan suspense ternama selama 24 jam non-stop. 24-JAM-NONSTOP. Coba  ya untuk saya yang cemennya setengah modar ini nonton film horror aja bisa memakan waktu 3 kali lipat durasi film sebenarnya karena tiap ada adegan serem ngagetin saya akan butuh sedikit jeda waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Jadi tiap abis kaget, sholat. Kaget, sholat. Saking cemennya saya. PUAS KALIAN, PUAAASSS??!!
*sabet-sabetin pake sarung*

Nah, #AsianFearFest ini juga udah dimulai dari awal Oktober kemarin. Tapi jangan takut jangan khawatir ini kentut bukan petir para pembaca yang budiman dan budiwati, masih ada kok film-film lain yang tayang sampe akhir Oktober ini. Jadi kalo kalian yang seneng sama film horror, saya mau tanya, "KALIAN GAK ADA KERJAAN LAIN YA? FILM HORROR KOK DISENENGIN. SAYA NONTON TRAILLER-NYA THE CONJURING AJA PAKE JEDA BUAT BACA AYAT-AYAT SUCI, INI LAGI! HIH!"
*diselepet brosur paketan umroh*
Nih ya saya kasih liat list film horror Asia yang kece dan akan ditayangin di Channel Thrill:

05 August 2013

Blab lab la.

My mind's full of words and thoughts. I don't know what to do with it, that's why I write this post.

Lately things seem running fast I couldn't get the idea of what are they, whether they're good or not, I even simply couldn't recognize them coming. Maybe it's just me, or life goes crazier than ever.

I've just realized my father told me once that he'd do anything to fight for us; his wife and 2 children. For the education. For the food. For the happiness. Now I say, I'd give my life for them if that's necessary. I love them but never been able to say it. Tho' I know they can feel, that for me, there's nothing more important than their happiness. Not even the internet, not even Daniel Craig's dropdead gorgeous blue eyes.

I hate the idea of cuti bersama. Fuck you, whoever made this regulation.

There's this guy I currently enjoy being with, talk to, and I wish everything runs well. Hopefully.

Good night, good people.

22 June 2013

Unpaid.

pic source

We're one fragile creatures.
That keep finding for some chance to the meaning of nothing.
Exploring things we don't know.
Seeking for some light in a dark hallway.

We're one of curious cats.
Hoping to find the answers of endless questions.
Scratching rock to lose the itch of our hungry paws.
Believing we have more time to discover uninvented things.

We're two lost souls.
Finding each other.
In a hollow crowd.
Total emptiness.

Do I get the chance to say any good morning?
Do you get the talent to sing any lullaby?
Why don't we just shut up.
Stop questioning.
Then let's hold each other's hand.
Let me feel the warmth of your palm,
the beats of your heart,
the scent of your perfume,
and I'll just fall asleep,
without you leaving me.

29 November 2012

Kata Ivana, salah satu sahabat saya, kemungkinan LDR itu ada 2:
Kalau tidak terbayar, ya buyar..

21 September 2012

Saya kangen.
Kangen menulis sesuatu yang bukan hanya sekedar dialog.
Kangen menulis sesuatu yang bercerita.
Kangen menulis tentang rasa,
tentang kamu,
tentang apa saja.

Tunggu ya, sebentar lagi saya pulang, saya akan banyak bercerita :)

19 September 2012

pic source

I don't want anyone else,
only. you.

09 September 2012

Kalau sudah tidak ada yang diperbincangkan, untuk apa tetap diam? Pergi.

04 September 2012

pic source

"Sayaaang, mau kopi?"

01 August 2012

Introduction: Mandy

Hellow yellow (hopefully not) mellow people,
how's your day?
I hope that you had a grrrrrrreat day, as I had pretty fun day at work today :)

Well anywayyyyyyy,
I got a new stuff, just purchased it on Sunday, unplanned as usual :))

It will be a girl this time,
because "she" is pretty, in my opinion. And I'd love to carry "her" anywhere!
So here we go,
let me introduce you to Mandy, my new cat-eyed glasses.

TA-DAA! :D

Mandy is my new baby, a more "adjusted" one (since I got my cylindris increased) than the previous glasses which I named Loui. Yes, I'm that weird :))

Now I bring both Mandy and Loui wherever I go, since I feel like a mother with 2 children, and they seem like brother and sister who takes care each other. Nowadays I only wear Mandy for writing casual things such as blogpost, tweets, etc while I wear Loui for work. Don't know why, the comfortable feeling tells me so :)

So here I am, trying to post about something on my blog but found a huge fail, guess :)) now am gonna off to go, le boyfriend is calling from Mexico!

xoxo,
I don't know.

28 July 2012

#CerpenPeterpan: Di Belakangku

Malam terasa sunyi, di kamar kost busuk ini ada aku dan kamu, saling menatap dingin satu sama lain.
"Siapa laki-laki itu?" Aku sudah tidak bisa memendam lagi. Ingatan tentangmu yang sedang dipeluk mesra oleh laki-laki itu sungguhlah menyakitkan.
"Bukan siapa-siapa" Kamu memang pintar akting dengan cara menjawabmu yang tetap tenang itu.
"Lalu mengapa dia merangkulmu mesra seperti itu? Kalian saling menatap dan tertawa. Itu yang kamu sebut 'Bukan siapa-siapa'? Aku juga sering merangkulmu. Apa aku juga bukan siapa-siapamu?
"Beda dong, Sayang.. Kamu kan tunanganku, dia teman kerjaku. Kamu paham, dong. Nggak usah kolot, ah." kamu sekarang tersenyum manis. Senyum beracun.
"Erlangga, sayangku, dengar aku. Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan dia. Dia hanya sedikit mabuk dan aku membantunya berjalan. Dia orangnya juga suka bercanda makanya aku tertawa-tawa karena dia kalau lagi mabuk suka aneh sekali.. Jangan marah ya, sayang, ya.." kamu mulai mengusap pipiku dan memelukku. Wangi parfummu yang khas menyeruak indera penciumanku dan meluluhkan hatiku. Kamu jalang, tapi aku mencintaimu, Mariska..

"Kau peluk aku sebelum membunuhku
Tersenyum melihatku merenung melihatmu.."

---

"Kamu sudah makan?" Kamu menghampiriku di taman biasa tempat aku menikmati sore.
"Sudah. Kamu dari mana saja?"
"Hmmm. Kantor sebentar tadi."
"Hari Minggu seperti ini?"
"Iya, kan sebentar lagi kantorku ulang tahun, sayang.. I have to work harder to make this happen. For the sake of my career, baby.." Kamu mendaratkan ciuman manis di pipiku. Harum parfummu kembali menyeruak ke dalam indera penciumanku. Tunggu, ini bukan wangimu.
"Kamu ganti parfum?" aku memalingkan perhatianku dari awan berbentuk pohon yang sedari tadi aku perhatikan. Entah kenapa matamu sempat sedikit terbelalak sebelum menjawab pertanyaanku.
"Masa? Nggak, tuh. Kenapa, sayang?" kamu sekarang menyandarkan kepalamu di bahuku, mengalihkan wangimu yang berbeda tadi dengan harum rambutmu.
"Wangimu berbeda" aku kembali memusatkan perhatianku pada langit sore. Warnanya bagus. Suasananya tenang, namun entah kenapa, hatiku tidak.
"Aku mengerti kamu mencintaiku, tapi kan aku sudah menjadi tunanganmu.. Kita akan menyelenggarakan pernikahan yang sudah kita rancang dalam waktu dekat ini.. Kenapa kamu masih curiga?"
"Aku bukannya curiga, tapi..."
"Sssh, sayang. Sudah. There's nothing wrong, okay? I love you, that's all" kamu lagi-lagi tersenyum manis dengan senyum beracunmu yang tanpa kusadari, membunuhku perlahan-lahan dengan kenaifan.

"Kau menungguku menunggu ku terjatuh
Setiap langkah tertuju setia dalam menunggu
"

---

Aku menutup pintu kamar kost-ku yang sudah penuh sesak dengan barang-barang pemberianmu. Bantal, ransel, celengan, gitar, dan barang-barang lainnya yang jika dijajarkan bersama, dapat dikategorikan dari 'Barang penting' ke 'Barang tidak penting'. Semuanya kamu. Aku duduk di pojok berdebu kamarku, satu-satunya gelintiran sentimeter persegi yang tidak tersentuh oleh barang-barang pemberianmu.
Di sana, aku duduk, memejamkan mata.
Bayanganmu dan laki-laki itu kembali muncul. Segala keanehan dan keganjilan yang terjadi kepadamu akhir-akhir ini juga muncul ke permukaan. Sering menghilangnya kamu, gerak gerikmu, hingga yang terjadi tadi sore: Harummu yang berbeda.
Aku membuka mataku, tiba-tiba merasa ingin muntah.
Aku muak. Terlalu muak olehmu yang sudah muak mencintaiku. Terlalu muak oleh semua kepura-puraanmu.
Kuambil telepon genggamku dalam hitungan detik, kemudian..
"Halo sayaaang" suaramu yang ceria menyapa panggilanku. Tetap menyenangkan, namun tidak lagi menenangkan.
"Kamu di mana?"
"Masih di kantor niiih"
"Selarut ini?"
"Iya, kan kemarin sudah aku ceritakan, sayang.. Ada apa kamu tumben nelepon? Nanti telepon lagi mau, ya? Aku lagi meeting"
"Nggak, tidak perlu, aku hanya ingin menyampaikan satu hal"
"Apa itu sayang? Please say it fast, don't have pretty much time"
"Aku mencintaimu. Maafkan aku sudah melemparkanmu dengan segala prasangka buruk"
"Aaah, sayaaang. I love you too. Besok malam kita ketemu, ya. Aku balik meeting dulu. Dadaaah"
Tanpa aba-aba, kamu menutup teleponnya. Aku tersenyum. Senyum bengis, lebih tepatnya. Kalau saja kamu tahu mengapa aku lebih memilih untuk meminta maaf dan mengatakan bahwa aku mencintaimu, sama jawabannya seperti, 'kalau kamu bisa berpura-pura selama ini terhadapku, mengapa aku tidak?'.


"Aku menunggumu menunggumu menunggumu mati
Di depanku di depanku di depanku.."


---

Pukul 3 pagi.
Telepon genggamku berdering. Aku terkaget dan bangun. Sebuah telepon masuk. Nomor teleponmu.
"Halo?" Aku mencoba mengumpulkan kesadaranku untuk menjawab telepon itu.
"Halo selamat malam. Betul dengan saudara Erlangga?" Sebuah suara yang tak kukenal namun terdengar berat dan berwibawa berbicara denganku.
"Iya betul, siapa ini?" aku terkaget. Apakah kamu diam-diam sudah menjadi laki-laki?
"Saya dari kepolisian, menemukan telepon genggam ini di dalam tas korban" sayup sayup terdengar suara sirine. Aku membelalak. Ada apa ini?
"Sebentar. 'Korban'? Maksud Anda apa?"
"Pemilik telepon genggam ini mengalami kecelakaan, seorang perempuan, dan ketika kami cek telepon genggamnya, nomor Anda yang terakhir ada dalam daftar panggilannya"
"Mariska? Kecelakaan? Apa yang terjadi, Pak? Tolong jelaskan. Sekarang di mana Mariska berada?!" aku mulai panik.
"Korban sudah dilarikan ke rumah sakit, lalu........."
Percakapan berlanjut. Aku mendapatkan alamat rumah sakit tempat kamu mendapat tindakan gawat darurat. Dengan motor teman yang kupinjam, aku menuju rumah sakit.. Tunggu aku, sayang.

Aku menemui pihak kepolisian yang tadi menelponku. Kamu mengalami kecelakaan. Mobilnya menabrak trotoar kemudian tiang penyangga jalan layang. Ternyata kamu tidak sendiri, namun bersama seorang laki-laki  yang aku curigai selama ini. Si laki-laki meninggal di tempat, sementara kamu masih sempat diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. Keadaanmu sangat kritis, kata mereka. Pendarahan di mana-mana. Setelah menghubungi keluarganmu, aku memilih untuk memisahkan diri sejenak dan duduk di kafetaria dengan segelas kopi hangat, sampai akhirnya ibumu meneleponku dan memberitahu bahwa kamu sudah sadar dan ingin berbicara denganku.
"Erlangga.." kamu mencoba tersenyum, walau robek di mulutmu tidak dapat kuhindari untuk tidak kulihat.
"Jangan berbicara dulu, kamu masih terluka" aku mencoba tenang, walaupun kepalaku berdenyut kencang. Aku tidak tahu aku harus marah atau sedih atau tetap berpura-pura kepadamu.
"Maaf...kan...ak....." kemudian kamu terbatuk hebat, mulutnya mengeluarkan darah. Setengah berteriak, aku memanggil dokter. Seluruh keluargamu langsung berkumpul dan terlihat panik, sementara aku memilih untuk diam. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Kasihan kamu. Namun, mengingat apa yang sudah kamu lakukan kepadaku.... Ah, apa yang harus aku lakukan?

Dokter meminta kami semua keluar ruangan. Ibumu terisak sedih. Aku memilih untuk duduk dan membenamkan kepalaku ke dalam telapak tanganku. Kepalaku terasa semakin sakit. Tidak lama kemudian, dokter keluar. Kami semua bangkit dari tempat duduk, menunggu kabar, apapun itu..
"Mohon maaf, semuanya. Mariska telah pulang ke pelukan Yang Maha Kuasa.."
Seketika tangis ibunya meledak. Aku masih diam. Tuhan, ada apa ini?
Dokter menghampiriku dan memberi isyarat untuk agak menjauh dari kerumunan anggota keluarganya.
"Saya minta maaf atas apa yang telah terjadi. Saya sudah berusaha sekuat apa yang saya bisa, namun Mariska dan calon anak kalian tidak dapat terselamatkan.."
Dunia mendadak terasa hening. "Calon anak kalian?" aku mengulang perkataan sang dokter.
"Betul, Pak. Anda suami dari Mariska, benar? Sebenarnya dia tengah mengandung, namun akibat kecelakaan itu, dia dan sang jabang bayi tak dapat terselamatkan.."
Perempuan jalang.
Aku tidak pernah menyentuhmu sedikitpun dan kamu ternyata telah hamil?
Aku mengangguk kepada dokter itu, lalu memilih untuk menyelesaikan permainan yang akhir-akhir ini menjadi permainan favoritku: Pura-pura mencintaimu. Aku membantu pengurusan acara pemakamanmu. Aku tidak tidur selama dua hari. Mataku berat, kepalaku sakit, tapi semua ini tidak seberapa dibandingkan semua kebohongan yang kita rancang dengan cara masing-masing..

"Apa yang kau lakukan dibelakangku
Mengapa tak kau tunjukkan di hadapanku?
"

---

Aku duduk diam di depan pusaramu. Menebar bunga dalam genggam terakhir kemudian menyiramnya dengan sebotol air mawar. Aku menunduk, memejamkan mata, lalu memanjatkan doa untukmu, Mariska. Kutatap tanah yang masih merah dan hangat itu, kemudian tanpa sadar aku berbisik,
"Kamu jalang, tapi bagaimanapun, aku mencintaimu. Selamat jalan, Mariska.."
Aku bangkit, pamit kepada Ibumu, kemudian pergi meninggalkan semua tentangmu, di belakangku.

10 March 2012

Be my baby

pic was taken from here

Come here, baby.
With your blue eyes, innocent look, fluffy body.
Come here to my embrace.
Because I am alone, and you seem needing someone to take care of you.

Come here, come, baby..
Don't put anymore doubt on me. I'm good on taking care of people.
You can ask Omeng, oh if he's here, he would be really jealous of you.

Don't you feel cold outside?
So come here, I have plenty of love to give to you.
I have so many bedtime stories to make you feel asleep.
I such a kind girl, who won't let you go alone and lonely.

Please, get closer to me, baby.
Because I'm exhausted of the reality,
because you seem really nice to me,
because I know you will be such a good therapy,
better than my cup of coffee.

Here you go, little buddy.
Getting warmed in my embrace,
there's nobody but us, feel the grace..

Oh, it's nothing, I'm just too restless to write about something logical. Thank you for reading, people :)

21 January 2012

311 - Love Song [Cover]


Ini saya, abis ngerekam suara sendiri nyanyiin Love Song-nya The Cure (bukan 311 kayak yang di link). Nggak pake di-edit, dan one take session. Enjoy :D

01 December 2011

Review Cupu: Samsung Galaxy Y

HALAW, EPRIBODEH!!
*hula-hula dance*
Jadi ceritanya, saya ada janji di Twitter untuk setia sehidup semati sama Daniel Craig membuat review product untuk Samsung Galaxy Y yang akhir-akhir ini menemani saya ngebanci di dunia maya, khususnya Twitter.
Jadi, postingan ini akan berupa review cupu dari seorang not-so-gadget freak yang kebetulan lagi ngelus-ngelus gadget kece.

And here we go.
Samsung Galaxy Young atau biasa disebut dengan Galaxy Y ini merupakan henpon keluaran Samsung (YA MENURUTLOOO?) terbaru. mari kita kupas (rambutaaaaan kali ah dikupas) satu persatu.

Ukuran.
Samsung Galaxy Y ini ukurannya keciiil banget. Ya nggak sekecil kelingking Aurel Hermansyah, sih.. Tapi pas lah di tangan. Buat kamu-kamu yang emang memiliki (telapak) tangan yang kecil, nggak usah khawatir tenggelam sama henponnya, karena emang Galaxy Y ini user-friendly.
Ini ukuran-ukurannya. Nggak, saya nggak ngukur pake meteran. Emang insting matematika saya aja kuat.
*kibas poni ke kanan*

Bukan, bukan tangannya Aurel Hermansyah. Lebih cakep malah.
*kibas poni ke kiri*

See? Dari ukurannya yang emang pas buat nempel di tangan dan gak bikin ribet, saya udah jatuh hati sama Galaxy Y ini. Dan satu lagi, harga barunya sungguh affordable (cuman around Rp 1,2 juta rupiah, bok!)

Daleman
Udah jatuh hati sama bentuknya yang nggak ngerepotin, ditambah lagi saya tau tentang OS-nya yang emang udah Android versi Gingerbread atau kalo pake angka, versi 2,3! UHWOW! Saya amazed sekaligus girang. Ya dengan harga semurah itu, kapan lagi kamu bisa dapetin gadget dengan OS versi baru? :D
Hal pertama yang saya utak-atik adalah: KAMERA! Saya pengen tau banget apa yang bisa dilakukan henfon baru ini dengan kamera yang "hanya" 2 MegaPixel. Ternyata, tidak mengecewakan. Mau liat hasilnya?

He eh, saya yang di tengah, kalo naksir tinggalin comment aja ya.
*jual murah*

Terus, walaupun kamera-nya nggak ada autofocus, tapi udah provide single shot dan geo-tagging. Jadi kalo kalian termasuk tipe pacar yang posesif, henpon ini sangat membantu untuk nge-track keberadaan pacar kalian. Curiga dikit, tinggal minta foto terus kirim lewat e-mail. Oh, push email di henpon ini juga juara banget speednya. Dibanding henpon Android yang pernah saya pake sebelumnya, Galaxy Y ini punya akurasi email yang bisa diandalkan, walaupun belum provide multiple email accounts. Tapi yaaa lumayan banget untuk henpon dengan harga seterjangkau ini :D 

Layarnya touch-screen, jelas. Tapi untuk yang nggak biasa pake touch screen, jangan takut jangan kuwatir, ini kentut bukan petir awalan setting untuk keyboardnya emang QWERTY. Sayapun rada manyun ketika harus membayangkan ngetik pake QWERTY di henpon sekecil ini, tapi terus saya otak-atik settings, dan kembali nyengir lebar, SETTINGAN KEYBOARD BISA DIGANTI, BOK! Saya seneng setengah mati, lompat ke kanan dan ke kiri, lari-lari keliling lapangan badminton yang deket rumah aja, kalo lapangan baseball yang di sebelah GBK jauh, saya harus naik Trans Jakarta dulu baru lari-larian. Kalo gitu mah judulnya bukan lari-larian, kan?
....
Oke, lanjut. Pokus pake P. Kalo pake F jadi Pokuf. 
*dilemparin tomat busuk*
Jadi intinya, tentang keyboard, saya pake tipe 3x4, nggak pake QWERTY :D

Galaxy Y ini juga punya berita bagus buat yang mobilitasnya tinggi. Selain ada built-in FM radio yang menjadi dewa penyelamat bagi mereka gampang ngerasa bosen di perjalanan, bisa dengerin radio sambil ngebanci di social media (yea, that's me). Network udah pasti 3G, ketahanan batere juga bikin saya amazed dan nyengir lebar. Seharian saya pake twitteran dan ngebanci di dunia maya, dan baterenya tahan sampe malem! Jadi nggak ada buat saya kata "ngecharge bolak balik" buat Galaxy Y ini. Very helpful :D
Sekali lagi buat yang mobilitasnya tinggi tapi buta arah kayak saya, ADA NAVIGATION HELPERNYA!!
Saya girang setengah mati setelah tau kalo ada dewa penyelamat yang akan mengangkat saya dari jurang kenistaan bolak balik dikibulin supir taxi yang dengan inisiatif tinggi membawa saya keliling Jakarta bahkan melewati jalan yang JAUH dari tempat tujuan saya. Hasilnya? Separuh gaji saya habis buat bayar taxi keliling Jakarta.
*menangis bombay*

Buat sekretaris-sekretaris selebor nan pelupa macam saya juga henpon ini sungguh menggugah selera. Calendar, Memo, Task Manager, Calculator, Voice Recorder (yea right, hail notulen rapat dengan perekam suara! #AnitaSekretarisTeladan2011), Quick Office dan News & Weather SANGAT membantu. Kalo bentuknya orang, mungkin Galaxy Y udah saya peluk-peluk, elus-elus, saya kasih makan Wagyu tiap hari.
*elus-elus perut*
*laper*

Hmmm... Apalagi, ya? Saya rasa segitu dulu, nanti kalo saya udah utak-atik lebih banyak lagi dan menemukan kalau henpon ini emang kece, saya akan post lagi.
SUMMARY:
Dengan harga semurah itu, Samsung Galaxy Y adalah henpon yang sangat recommended untuk dimiliki. Bentuk dan tampilan yang simple, daleman seri terbaru (iya, saya tau emang gak enak dibacanya, cuman daripada saya tulis "jeroan", daleman looks prettier....a bit) memungkinkan kita explore lebih banyak dan lebih membantu. Application yang di-support Google Map kayak navigasi dan geo-tagging juga banyak membantu untuk orang-orang yang mobilitasnya tinggi tapi buta arah. Kamera yang "hanya" 2 MP pun tidak mengecewakan karena bisa di-setting brightness maupun warnanya, juga sudah provide smile shot. Network  yang sudah pasti 3G dan batere yang tahan lama adalah paduan yang ciamik. No more ngecharge bolak-balik dalam sehari. Intinya, dalam satu kata, Samsung Galaxy Y ini menurut saya:
KECE!
:D

Anyway, Galaxy Y lagi mengadakan #WhyNot Challenge  yang berhadiah USB Android. Tema kali ini adalah "Gokil-gokilan bareng temen di tempat nongkrong". Buat yang suka ngopi-ngopi lucu sambil seru-seruan, bisa liat infonya di http://on.fb.me/uazxyK dan post fotonya di  http://on.fb.me/v8S3lU. Caranya gampang, seru-seruannya bisa bikin persahabatan kamu dan teman-temanmu makin akrab!

Well, segini aja dulu review cupu saya, nanti kalo henpon kece ini udah saya otak-atik lebih dalam lagi, saya akan post di sini juga. Smell ya later on the next post, people! Mwah!
*tebar-tebar ciyuman gratis di sekitaran tilcik*
*pembaca menjauh semua*

30 September 2011




I'm Dying, Dying to wake up without you,
without you in my head again
I'm Dying, Dying to forget about you,
that you ever lived

There's a shade come over this
heart that's coping with
laying down to rest

I'm Dying to live without you again
I'm Dying, Dying to find a distraction,
get you away from me
I'm Dying, Dying to reach a conclusion,
so that the world can see

It's the same old story of
love and glory that
broke before it bent

I'm dying to live without you again

The first time you left
I said goodbye
Now there's not a prayer
that can survive

Dying, Dying to die just to come back
so we can meet again
Dying, Dying to say what I always,
always should have said

It's a strange emotion this
but there's still hope in this
As long as there's a breath...

I'm Dying and I can't live without you again

It's a strange emotion this
but there's still hope in this
As long as there's a breath...

I'm Dying and I can't live without you
I'm Dying and I can't live without you again

17 September 2011

pic was taken from here

I wanna swim there, a beautiful, teal ocean. Put my head in the deep, salty water, get my skin tanned by the sun. I won't care. I'm bored anyway.

08 September 2011



"I'm an alien, I'm a legal alien, I'm an English man in New York"
:)

01 September 2011

Quick Update

So my family and I are on our way to the hometown. It's 6.44 in the morning and we're already passed half of the trip.

And, let me introduce you to my muse(s).

The book, it has no name but it's titled The Five People You Meet In Heaven. It's written by Mitch Albom, my fave writer. It's about an (ex) US Army, Eddie, who's working at Ruby Pier, a wonderful amusement park. Eddie works there as an engineer. He fixes the races and rides if there's anything not going properly well. Someday, at his 83rd birthday, Eddie got his 'birthday present': a broken ride with people stuck in there. One of them is the little girl he always used to meet, to help her get in to any rides she wants to. Eddie gets there to help the little girl, but there's a mistake and Eddie....died. Without knowing if he saves the little girl or not.
Eddie is now in heaven. At his new 'journey', he'll be meeting 5 people that was related to his previous life on earth. So far, I've read til' the third person. The book is very great. I love it so much. I always love how Papa Albom writes. He makes me fall in love with his witty-yet-smart-and-heart-touching mind.
:)

And my other muse, is a sheep-shaped-fluffy thing commonly called by Shirley Shaun The Sheep. But I name it Daniel Craig. The reason is, I really love Daniel Craig so that I can tweet "I'm sleeping with Daniel Craig". In fact, I'm sleeping with this fluffy sheep.
Again, I brought Daniel Craig in my trip because I need an extra pillow to sleep everywhere I want. It's comfy, you know.
:)

So that's the post. I'm hungry anyway. Anyone cares to feed me breakfast? French toast would be much appreciated. No? Ah-kay.
*snort*
ANYWAYYYY. I would like to say, Eid Mubarak, everyone. Please forgive me for all the mistakes I've done, if I wrote anything here in this blog that could hurt you or anything. I apologize :)
Well, this is the end of the post. Am starting to get headache because I'm writing this using my phone in the car with lack of sleep. Yeah, expect how dizzy I am. Have a nice Thursday, people!
:D
Published with Blogger-droid v1.7.1