Jadi, di hari Minggu kemarin yang MMGG a.k.a Mendung-Mendung Gimanaaa Gitu, saya baru bangun langsung mandi dan makan siang. Ya, sungguh berfaedah sekali awal di hari Minggu saya. Pas lagi makan sama emak dan bapak saya, emak saya bilang, "Ta, tuh ada JNE" sambil nunjuk bingkisan di meja komputer. saya cuman manggut sambil lanjutin makan. Gak bisa, bingkisan itu tidak bisa mendistraksi saya dari makan siang saya yang berupa nasi bakar dan dadar telor!
*burp*
Saya gak excited nerima paketan JNE karena saya tau isinya palingan barang-barang yang saya beli online kemaren dan ada yang seharusnya nyampe kemaren tapi saya tungguin sampe botak diye kagak dateng-dateng. Jadi, berbekal kecewa dengan servis pengantar paket ini (saya bayar ongkir yang mahal supaya bisa nyampenya kemaren dan mereka baru ngasih sekarang? TELAT NYET ITU BARANG GUE BELI BAKAL KADO BUAT TEMEN GUE YANG ULANGTAHUNNYA KEMAREN GUE UDAH KEBURU BELI KADO LAGI GARA-GARA ELU GAK NGANTERIN TEPAT WAKTU! Kadal burik) saya cuekin aja. Sampe akhirnya saya selesai makan, saya baru ambil paket yang dimaksud emak saya. Pas dipegang, lah kok kecil? Perasaan saya pesennya clutch bag, bukan dompet koin. Pas saya lihat lebih teliti, ternyata....
Showing posts with label #RasaCinta. Show all posts
Showing posts with label #RasaCinta. Show all posts
24 December 2013
10 January 2013
2012: A Kaleidoscope
Hari kesepuluh di tahun 2013, tahun yang berakhir pada angka ganjil, namun menurut saya tidak diawali oleh hal-hal ganjil yang hopefully bisa menggenapkan segala keganjilan di saat-saat ke depan. Tsah, asik ya paragraf pembuka saya?
*kibas poni*
*poni Wiro Sableng*
Tahun 2012 sendiri merupakan tahun yang berkesan bagi saya. Good or bad, laugh and tears, depression and improvement. Pada postingan ini, saya (ceritanya) mau nulis ala-ala review 2012 lalu. And, here we go..
JANUARI
1. Pacar saya, Kadek, pulang ke Bali. Saya yang seumur-umur belom pernah ngerasain LDR, akhirnya tiba juga pada masanya. Sebelumnya 2 bulan penuh dia tinggal di Jakarta untuk training di (mantan) kantor saya. Setiap hari ketemu, Senin-Jumat, bahkan Sabtu dan Minggu kalau dia dan teman-teman yang lainnya ada jadwal main futsal. Sampe bandara untuk nganterin dia masih cengar cengir, pas dia udah masuk mau check in masih senyum-senyum khawatir, pas dia udah gak keliatan wujudnya mewek sepanjang jalan kenangan, ditemenin Ivana yang bernasib sama. Iya, kami temenan, dan pacar kami pun temenan :))
FEBRUARI
1.Saya mendapat pengalaman kerja selama 11 hari di Sri Lanka. Yes, (mantan) bos saya expanding perusahaan ke sana and there I was. Karena ceritanya lumayan panjang, mungkin nanti akan saya jabarkan dalam 1 postingan tersendiri di sini. The experience was good, saya belajar banyak di sana. Good or bad? Tunggu aja postingan berikutnya, ya :)
2. 11 Hari di Sri Lanka dengan asam garam juga kari yang sangat kental, selang seminggu pulang ke tanah air saya berangkat lagi ke Bali untuk visit klien kantor saya waktu itu. Karena kantor kemarin merupakan recruitment agency untuk kapal pesiar, maka kedatangan saya ke Bali merupakan kunjungan ke.....kapal pesiar. Iyalah, kalo kunjungan ke Ka'Bah namanya saya umroh.
*diazab*
3. 3 hari 2 malam di Bali juga membuat saya bisa melepas rindu sama Kadek hampir 2 bulan setelah kepulangannya dari Jakarta ke Bali. YOI COY, EKE PACARAN GRATIS! Ihiy! *disambit jangkar kapal*
MARET
1. Something bad happened to me and I seriously can't describe it here. Sorry, fellas. Ih, asik ya saya ya pake fellas-felllas segala?
*kibas rambut*
*rontok*
2. KADEK DATANG KE JAKARTAAAA! *banana dance* dia datang ke sini cuman buat interview Visa which made him stayed here only ONE NIGHT :)) jadilah dia sore datang ke kantor saya, malem kami pacaran rame-rame (maksudnya kami datang rame-rame sama teman-teman yang lainnya) keesokan paginya dia interview untuk visa ke USA dan alhamdulillah lulus dan lancar, siangnya dia pulang ke Bali. Selesai perkara.
*peras airmata di kain pel*
APRIL
1. Nothing much happened. Just fights and troubles I didn't make at the previous workplace.
MEI
1. I quit my previous job. Ketidak cocokan di beberapa hal dan emosi yang tertahan dan jadinya tertumpuk membuat saya mengundurkan diri lewat.....BBM. Bentar, jangan tuduh saya cemen bin cupu dulu, kebetulan masa puncaknya terjadi pada percakapan antara saya dan (mantan) bos saya yang juga melalui BBM dan jadilah saya resmi mengundurkan diri lewat BBM. Pelayangan surat resminya dilakukan seminggu kemudian, 2 hari kemudian saya resmi tidak bekerja lagi di kantor yang sebelumnya, tanpa persiapan apa-apa. Benar-benar pengangguran. MWAHAHAHAHAHA.
*kibas-kibas bulu ketek Eva Arnaz*
2. Saya berangkat ke Bali untuk nyusulin Kadek, tepat 1 hari setelah saya jadi pengangguran dan seminggu sebelum keberangkatannya. 3 hari 2 malam saya di sana untuk menghabiskan uang dan waktu. Saya pulang Sabtu malam, tadinya mau sekalian anter dia ke airport, tapi karena banyak upacara ini itu yang harus dia jalani menjelang keberangkatan, jadilah saya pulang beberapa hari sebelum keberangkatannya. Sempat berantem di Bandara Ngurah Rai cuma buat.........rebutan trolley, dan abis itu flight Denpasar-Jakarta serasa di neraka. Mana pula di tengah-tengah perjalanan (he euh, masih di pesawat) kecium bau kebakar. YA MENURUT NGANA KITA LAGI SEDIH NAN DURJANA DIKASIH BAU ASEP DI TENGAH AWAN!
*bakar singa udara*
3. Kadek's departure to the USA. Jangan tanya sedih dan khawatirnya kayak apa. Di hari keberangkatan Kadek, saya ada panggilan interview final di sebuah perusahaan property di daerah Harmoni dan saya nyasar sampe ke.........Grogol. IYA SAYA SEBUTA ARAH ITU PADAHAL UDAH NAIK TRANSJAKARTA. Akhirnya berakhir di kampus teman saya dekat situ, iye iye Trisakti. Di Perjalanan Kadek menelpon, dia sebentar lagi berangkat, dan kami saling berpesan ke satu sama lain untuk menjaga kesehatan dan ini dan itu dan segala macemnya. Standard lah.
JUNI
1. Tepat sebulan setelah saya jadi pengangguran, dan saya mendapat pekerjaan, 2 sekaligus. HEHEHEHEHE. 1 tetap dan 1 freelance. Alhamdulillah :)
2. Mendapat tawaran menulis di #RasaCinta. Salah satu impian saya terwujud. Jangan tanya senangnya kayak apa :)
*yes, people, after May fucked me that hard, June was the month of blessings :)*
JULI
Nothing much.
AGUSTUS
1. Parents' birthday. Mama saya tanggal 7 dan Papa saya tanggal 9. Saya sama adek saya patungan kue yang UNEXPECTEDLY, kekecilan. Jadilah lilin angka-nya kekecilan dan sempit-sempitan. Akhirnya terlihatlah kayak orang tua saya ulang tahun yang ke 4650. *sungkem*
2. Kadek's birthday. Pertama kalinya saya merayakan ulang tahun pacar yang jaraknya sejauh itu. Akhirnya cuman ngucapin lewat BBM dan ngirim foto ini:
*kibas poni*
*poni Wiro Sableng*
Tahun 2012 sendiri merupakan tahun yang berkesan bagi saya. Good or bad, laugh and tears, depression and improvement. Pada postingan ini, saya (ceritanya) mau nulis ala-ala review 2012 lalu. And, here we go..
JANUARI
1. Pacar saya, Kadek, pulang ke Bali. Saya yang seumur-umur belom pernah ngerasain LDR, akhirnya tiba juga pada masanya. Sebelumnya 2 bulan penuh dia tinggal di Jakarta untuk training di (mantan) kantor saya. Setiap hari ketemu, Senin-Jumat, bahkan Sabtu dan Minggu kalau dia dan teman-teman yang lainnya ada jadwal main futsal. Sampe bandara untuk nganterin dia masih cengar cengir, pas dia udah masuk mau check in masih senyum-senyum khawatir, pas dia udah gak keliatan wujudnya mewek sepanjang jalan kenangan, ditemenin Ivana yang bernasib sama. Iya, kami temenan, dan pacar kami pun temenan :))
FEBRUARI
1.Saya mendapat pengalaman kerja selama 11 hari di Sri Lanka. Yes, (mantan) bos saya expanding perusahaan ke sana and there I was. Karena ceritanya lumayan panjang, mungkin nanti akan saya jabarkan dalam 1 postingan tersendiri di sini. The experience was good, saya belajar banyak di sana. Good or bad? Tunggu aja postingan berikutnya, ya :)
2. 11 Hari di Sri Lanka dengan asam garam juga kari yang sangat kental, selang seminggu pulang ke tanah air saya berangkat lagi ke Bali untuk visit klien kantor saya waktu itu. Karena kantor kemarin merupakan recruitment agency untuk kapal pesiar, maka kedatangan saya ke Bali merupakan kunjungan ke.....kapal pesiar. Iyalah, kalo kunjungan ke Ka'Bah namanya saya umroh.
*diazab*
3. 3 hari 2 malam di Bali juga membuat saya bisa melepas rindu sama Kadek hampir 2 bulan setelah kepulangannya dari Jakarta ke Bali. YOI COY, EKE PACARAN GRATIS! Ihiy! *disambit jangkar kapal*
MARET
1. Something bad happened to me and I seriously can't describe it here. Sorry, fellas. Ih, asik ya saya ya pake fellas-felllas segala?
*kibas rambut*
*rontok*
2. KADEK DATANG KE JAKARTAAAA! *banana dance* dia datang ke sini cuman buat interview Visa which made him stayed here only ONE NIGHT :)) jadilah dia sore datang ke kantor saya, malem kami pacaran rame-rame (maksudnya kami datang rame-rame sama teman-teman yang lainnya) keesokan paginya dia interview untuk visa ke USA dan alhamdulillah lulus dan lancar, siangnya dia pulang ke Bali. Selesai perkara.
*peras airmata di kain pel*
APRIL
1. Nothing much happened. Just fights and troubles I didn't make at the previous workplace.
MEI
1. I quit my previous job. Ketidak cocokan di beberapa hal dan emosi yang tertahan dan jadinya tertumpuk membuat saya mengundurkan diri lewat.....BBM. Bentar, jangan tuduh saya cemen bin cupu dulu, kebetulan masa puncaknya terjadi pada percakapan antara saya dan (mantan) bos saya yang juga melalui BBM dan jadilah saya resmi mengundurkan diri lewat BBM. Pelayangan surat resminya dilakukan seminggu kemudian, 2 hari kemudian saya resmi tidak bekerja lagi di kantor yang sebelumnya, tanpa persiapan apa-apa. Benar-benar pengangguran. MWAHAHAHAHAHA.
*kibas-kibas bulu ketek Eva Arnaz*
2. Saya berangkat ke Bali untuk nyusulin Kadek, tepat 1 hari setelah saya jadi pengangguran dan seminggu sebelum keberangkatannya. 3 hari 2 malam saya di sana untuk menghabiskan uang dan waktu. Saya pulang Sabtu malam, tadinya mau sekalian anter dia ke airport, tapi karena banyak upacara ini itu yang harus dia jalani menjelang keberangkatan, jadilah saya pulang beberapa hari sebelum keberangkatannya. Sempat berantem di Bandara Ngurah Rai cuma buat.........rebutan trolley, dan abis itu flight Denpasar-Jakarta serasa di neraka. Mana pula di tengah-tengah perjalanan (he euh, masih di pesawat) kecium bau kebakar. YA MENURUT NGANA KITA LAGI SEDIH NAN DURJANA DIKASIH BAU ASEP DI TENGAH AWAN!
*bakar singa udara*
3. Kadek's departure to the USA. Jangan tanya sedih dan khawatirnya kayak apa. Di hari keberangkatan Kadek, saya ada panggilan interview final di sebuah perusahaan property di daerah Harmoni dan saya nyasar sampe ke.........Grogol. IYA SAYA SEBUTA ARAH ITU PADAHAL UDAH NAIK TRANSJAKARTA. Akhirnya berakhir di kampus teman saya dekat situ, iye iye Trisakti. Di Perjalanan Kadek menelpon, dia sebentar lagi berangkat, dan kami saling berpesan ke satu sama lain untuk menjaga kesehatan dan ini dan itu dan segala macemnya. Standard lah.
JUNI
1. Tepat sebulan setelah saya jadi pengangguran, dan saya mendapat pekerjaan, 2 sekaligus. HEHEHEHEHE. 1 tetap dan 1 freelance. Alhamdulillah :)
2. Mendapat tawaran menulis di #RasaCinta. Salah satu impian saya terwujud. Jangan tanya senangnya kayak apa :)
*yes, people, after May fucked me that hard, June was the month of blessings :)*
JULI
Nothing much.
AGUSTUS
1. Parents' birthday. Mama saya tanggal 7 dan Papa saya tanggal 9. Saya sama adek saya patungan kue yang UNEXPECTEDLY, kekecilan. Jadilah lilin angka-nya kekecilan dan sempit-sempitan. Akhirnya terlihatlah kayak orang tua saya ulang tahun yang ke 4650. *sungkem*
2. Kadek's birthday. Pertama kalinya saya merayakan ulang tahun pacar yang jaraknya sejauh itu. Akhirnya cuman ngucapin lewat BBM dan ngirim foto ini:
I KNOW IT'S LAME! #defensif :)))))
3. Pertemuan pertama dengan para penulis #RasaCinta, orang-orang yang belum pernah saya kenal sebelumnya, dan sekarang menjadi keluarga :)
Tagged in
#RasaCinta,
about somebody :),
ayeeeeeeeeey,
BESTFRIEND,
Om Swastiastu,
personally,
review,
si anita lagi bego
31 October 2012
Launching #RasaCinta: Beyond fun!
Hari Sabtu kemarin, akhirnya kami hajatan.
Hajatan apipon? Hajatan launching #RasaCinta. Akhirnya!
*tebar-tebar confetti*
Yak, pemirsa sebangsa dan setanah air. Setelah penantiandan jualan tanpa henti di timeline kurang lebih sebulan, kami bertujuh akhirnya mengejawantahkan pelaksanaan Launching Event ini. Diadakan di Tokove Kemang, acara direncanakan dimulai pukul 3 sore, molor setengah jam dari jadwal seharusnya yaitu pukul 2.30 siang. Tapi kayaknya audience oke-oke aja, maka dari itu kami dengan gak tau dirinya oke-oke juga.
Acara dipandu oleh MC yang kece namun dirti, Dila Difa. Dia memandu acara dengan sangat ciamik dan fantastik juga menarik. Saya yang notabene baru kenal dia hari itu langsung merasa nyaman dan mempercayakan acara ini untuk dipandu oleh perempuan gila yang satu ini. And she hit a huge success! :))
*kalungin bunga ke Dila*
Anyway in case you wonder, ini penampakan MC dirti kita, Ibuk Dila:
Acaranya sendiri terdiri dari sesi bedah buku, tanya jawab, quiz dan acoustic session. Now lemme explain it to you one by one.
1. BEDAH BUKU. Jeng jeng.
Kami menceritakan ada berapa cerita yang kami tuliskan di buku ini, dan background masing-masing dari cerita itu. Pertama dimulai dari Loli, Teh Dewi, Ariev, Roy, Dwika, kemudian....Saya. Loh kurang satu ya? NAH ITU DIA SI POPOKMAN MASIH DI JALAN TERLAMBAT EUY KUMAHA IEU TEH KUMAHAAAA?
*panjat Monas, cari Popok*
Nggak deng, dia izin datang terlambat karena pesawatnya baru landing dari Medan jam 1 siang. Jeng jeng!
Dan alhamdulillah, gak lama-lama aja dia telatnya. Nggak, nggak sampe 3 bulan kok. Aman.
Iya, itu foto ketika sesi Bedah Buku dimulai dan Popok belum dateng. The place is lovely, isn't it? :)
Hajatan apipon? Hajatan launching #RasaCinta. Akhirnya!
*tebar-tebar confetti*
Yak, pemirsa sebangsa dan setanah air. Setelah penantian
Acara dipandu oleh MC yang kece namun dirti, Dila Difa. Dia memandu acara dengan sangat ciamik dan fantastik juga menarik. Saya yang notabene baru kenal dia hari itu langsung merasa nyaman dan mempercayakan acara ini untuk dipandu oleh perempuan gila yang satu ini. And she hit a huge success! :))
*kalungin bunga ke Dila*
Anyway in case you wonder, ini penampakan MC dirti kita, Ibuk Dila:
| Thanks, Agi! |
Acaranya sendiri terdiri dari sesi bedah buku, tanya jawab, quiz dan acoustic session. Now lemme explain it to you one by one.
1. BEDAH BUKU. Jeng jeng.
Kami menceritakan ada berapa cerita yang kami tuliskan di buku ini, dan background masing-masing dari cerita itu. Pertama dimulai dari Loli, Teh Dewi, Ariev, Roy, Dwika, kemudian....Saya. Loh kurang satu ya? NAH ITU DIA SI POPOKMAN MASIH DI JALAN TERLAMBAT EUY KUMAHA IEU TEH KUMAHAAAA?
*panjat Monas, cari Popok*
Nggak deng, dia izin datang terlambat karena pesawatnya baru landing dari Medan jam 1 siang. Jeng jeng!
Dan alhamdulillah, gak lama-lama aja dia telatnya. Nggak, nggak sampe 3 bulan kok. Aman.
| Thanks Agi! |
Selesai dengan bedah buku, kita lanjut ke sesi kedua, yaitu.......
21 September 2012
#RasaCinta, tulisan tentang cinta yang penuh rasa
![]() |
| Rasa Cinta - Mencecap Cerita di Setiap Rasa |
Yes it issssssss, people!
Our baby has been born!
Setelah selama ini cuman jadi impian dan menumpahkan seluruh sampah pikiran di dalam blog ini, akhirnya, saya ikut berpartisipasi dalam sebuah buku, yang saya tulis bersama beberapa teman lainnya. WOO HOO!
*kibas-kibas pecut kuda lumping*
Jadi begini, ceritanya dari Awal..
Pada suatu malam minggu yang tidak terlalu sendu karena saya ditemani nasi goreng yang warnanya tidak abu-abu *cuman buat ngelengkapin rhyme aja sih*, saya di-BBM sama Ariev, ngajakin jalanin project ini. Saya emang ya dasarnya banci tampil, seneng banget diajakin nulis dan langsung meng-ho oh-kan tawaran tersebut tanpa pikir panjang. And here goes the real story..
Brainstorming dilakukan. Saya diperkenalkan dengan Roy dan Teh Dewi lewat email. Total penulis as you can see from the picture, ada 7. Selain kami berempat ada juga Dwika, Wandy dan juga Loli. Diskusi kami lakukan lewat email. Tema dan topik tanpa Hidayat juga dibicarakan. Masing-masing update tentang tulisan apa saja dan tentang apa ceritanya, Roy beberapa kali mengingatkan tentang deadline yang dengan tak bermartabat manisnya kami langgar. Sampai akhirnya, selesai sudah tugas menulis kami. Lanjut ke tahap berikutnya..
Kami set up waktu untuk ketemuan dan ngomongin ini itu perintilannya. Dari judul, tagline, konsep cover seperti apa, dan lain-lainnya. Saya jelas seneng banget karena waktu itu akan jadi waktu pertama kalinya saya ketemu Roy dan Teh Dewi. Janjian ketemuan sama Roy di mal paling gaul seantero dunia-akhirat, Arion Mal. Sempet agak bodor nyasar-nyasar dikit, akhirnya saya ketemu Roy. Akhirnya! Roy Saputra, sang penulis kondang tapi sayangnya jomb...........hmmmmppphhhttt.
*keburu dibekep Roy*
LANJUT!
Setelah ketemu sama Roy dan menjemput Dwika di sebuah hotel (?), kami meluncur ke tempat ketemuan, yaitu Ketjil Kitchen. Tempatnya enak dan cozy, menyenangkan. Dan di situlah saya pertama kali ketemu Teh Dewi. Senangnya dobel. Lalu kami ngobrol-ngobrol haha-hihi dan sedikit memperbincangkan tentang perintilan "anak" kami ini :)
Percakapan berjalan seru dan menyenangkan. Kami bahkan sempat pindah ke Beer Garden yang juga di SCBD. Merasa capek ketawa-tawa dan karena ada anak perawan yang harus diantar pulang sebelum tengah malam, kami pulang.
Tagged in
:) :) :),
#RasaCinta,
ayeeeeeeeeey,
Om Swastiastu,
Twitter
Subscribe to:
Posts (Atom)

