07 May 2014

Cerita Jakarta

Di kota sebesar dan sesibuk Jakarta ini, bukan hal mustahil kita mengalami yang namanya "tua di jalan". Berapa lama waktu yang kalian butuhkan untuk menempuh perjalanan dari rumah-kantor dan kantor-rumah? Saya butuh masing-masing satu jam. Dua jam di jalan setiap hari dikali lima hari tiap minggu jadi 10 jam saya 'buang' untuk menikmati indahnya pemandangan metromini yang sradak sruduk dan topi abang-abang gorengan di pinggir jalan yang mulai berubah warna dari awalnya putih lama-lama jadi abu-abu.

Sebagai pengguna kendaraan umum Jakarta yang tidak begitu umum, (LOH TETEP DONG SAYA KEPINGIN JUGA KELIATAN EKSLUSIF BIAR KATA CUMAN BAYAR KOPAJA GOCENG MASIH DIKEMBALIIN DUA REBU) saya tentu saja butuh hiburan di kala senggang waktu saya membuang-buang waktu di dalam macetnya Jakarta. Sekarang sih saya masih dalam standard dengerin musik dari HP sambil kadang-kadang browsing sana-sini dan BBM-an sama temen-temen saya. Baik temen beneran atau temen tapi mesra (baca: kalo tanggal tua saya deketin buat nebeng makan siang bareng), atau bahkan temen-temen yang punya online shop juga saya ajak ngobrol. Bukan, bukan mau beli barang dagangannya, tapi buat....saya prospek MLM.
*dijejelin resi bukti kirim*

Tapi akhir-akhir ini saya mulai kewalahan sendiri sama HP saya yang suka error dan nge-hang kalo lagi dipake dengerin musik sambil BBM-an. Apalagi kalo saya lagi seru cerita-cerita sama temen-temen saya di Group BBM terus tiba-tiba percakapannya terputus perkara saya kudu restart HP.. BOK, CRANKY-NYA KAYAK KALO BAYAR KOPAJA NGASIH GOCENG GAK DIKASIH KEMBALIANNYA! :((
Kemudian sebagai kaum borjuis Jakarta yang suka down to earth dengan naik kopaja kemana-mana, saya browsing lah HP yang lebih mumpuni untuk petualangan saya membuang-buang waktu luang saya di kemacetan jakarta, dan kemudian saya ketemu sama hape ini:


pic source
BLACKBERRY Z3!

02 May 2014

A mumbling for B.

pic source

Saya suka setiap kali kita bicara, tentang apa saja.
Tentang kamu,
tentang saya,
tentang kita.

Saya suka cara kamu menatap saya.
Tatapan tajam yang sama sekali tidak menyeramkan, justru terasa penuh kasih sayang.
Tatapan yang terus mengikuti gerak-gerik saya,
dari yang paling manis hingga yang paling aneh.
Tatapan yang membuat saya yakin bahwa saya bersama orang yang tepat.

Saya terkadang tidak sadar akan keheningan yang diam-diam menghampiri kita.
Saya yang biasanya melamun dan 'hilang' terbawa masuk ke dalam dunia saya sendiri,
tersentak sadar karena kehangatan darimu, yang mengamati saya dalam diam.
Saya tau itu, sayang.
Dan saya suka.

I fell for you out of the blue.
The moment which then made me realize
that I want to be with you.

Saya memutuskan untuk berjalan beriringan bersamamu bukan karena dan untuk hal yang saya tahu.
Bukan karena awalnya merasa nyaman,
ataupun untuk akhirnya merasa aman.

Because I started this journey from falling for you unexpectedly.
Now I'm ready for whatever it takes,
to love you unconditionally.
:)

Hehehe.

Kapan terakhir kamu jatuh cinta?
Bagaimana rasanya?
Ada berapa banyak kupu-kupu yang beterbangan di dalam perutmu tiap kali kamu lihat dia, dalam bentuk apapun -- text messages, phonecalls, bahkan wujud nyatanya, di depanmu?
Seberapa besar ego menghantam kepalamu untuk tetap memintanya tinggal ketika dia harus pergi?
Hehehe.

Di blog ini, saya banyak menulis tentang cinta. Kecintaan saya menulis juga saya tumpahkan semuanya secara jujur dan tanpa batas di sini. Tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada yang diperbarui, this is the only place where you can really read me.
Cinta kepada keluarga saya, sahabat-sahabat saya, juga beberapa laki-laki  yang dengan berbagai macam cara silih berganti mewarnai dunia saya dengan ceritanya: Ada yang meninggalkan luka, ada yang membuat saya meneteskan airmata (hampir semuanya, sih. #Anitaanakcengeng), ada yang kemudian menimbulkan tawa bahagia karena saya tidak berlama-lama menghabiskan waktu bersamanya. HAH? MANTAN YANG MANA? ADA DEEEEH KEPO DEH KAMUUUUWUWUWUWUW~
*disambit sendal jepit colongan solat Jumat dari mesjid terdekat*
Hehehe.